BENUAPOSTNUSANTRA.com | NGANJUK –RSUD Kertosono yang seharusnya sebagai fungsi penanganan kesehatan sangat dikenal dI kalangan publik sebagai bukti kepercayaan pada masyarakat harus memberikan pelayanan dan perlindungan pada semua pasiennya agar terciptanya kepercayaan pada semua elemen masyarakat kecil khususnya untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang sangat layak,
Berdasarkan hasil pencarian,sumber informasi dari tanggal 1/2/ 2026.hingga mengenai dokter Made selaku tenaga medis yang diperbantukan di RSUD Kertosono diduga sudah membohongi pasien demi uang,hal tersebut terjadi di ruangan bersalin ( delima).
khususnya dalam konteks pelayanan persalinan, umumnya berkaitan dengan dokter Made tidak menolong,proses kelahiran, namun, dari salah satu perawat,berpesan sama pasien tersebut atas nama Dby, nanti kalau ada yang tanya,wartawan,atau LSM,dan orang BPJS bilang kalau yang membantu kelahiran, Dokter Made ya Bu, ucap perawat tersebut kepada pasien.
Adapun, Pasien lain yang berasal dari kecamatan lain juga mengatakan hal yang sama, dalam.proses melahirkan juga tidak di tangani langsung sama dokter Made,melainkan di tangani dengan beberapa Perawat, atau bidan.
penipuan yang di lakukan oleh perawat kepada pasien yang mengatas namakan dokter Made,hal tersebut secara tidak langsung sudah melakukan pembohongan publik,demi kepentingan pribadi
Menurut Joko selaku Ketua LPRI Kasus-kasus ini akan kami laporkan keranah hukum, dan pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta kementerian terkait agar diberikan sanksi tegas kepada oknum yang terbukti membohongi pasien atau menelantarkan pasien demi uang.
Jika Anda melihat atau mengalami hal serupa, segera laporkan ke pihak Berdasarkan hasil pencarian,sumber informasi mengenai dokter Made selaku tenaga medis yang membohongi pasien semata-mata hanya demi uang,
khususnya dalam konteks pelayanan persalinan, umumnya berkaitan dengan dokter Made tidak menolong,proses kelahiran, namun, dari salah satu perawat,berpesan sama pasien tersebut atas nama dbi, nanti kalau ada yang bertanya, baik wartawan,atau LSM,dan orang BPJS bilang kalau yang membantu kelahiran, Dokter Made ya Bu, ucap perawat tersebut kepada pasien.
Adapun, Pasien lain yang berasal dari Ngronggot juga mengatakan hal yang sama, dalam.proses melahirkan juga tidak di tangani langsung sama dokter Made,melainkan di tangani sama beberapa Perawat, atau bidan
penipuan yang di lakukan oleh beberapa bidan atau perawat kepada pasien yang di duga mengatas namakan dokter Made,hal tersebut secara tidak langsung sudah melakukan pembohongan publik, atau bermodal Absen setiap hari sekitar pukul 18.00 wib.
Masih ucap Joko selaku Ketua LPRI Kasus-kasus ini akan kami laporkan keranah hukum, dan pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta kementerian terkait akan diberikan sangsi tegas kepada oknum Dokter yang terbukti membohongi pasien atau menelantarkan pasien demi uang.
Jika Anda melihat atau mengalami hal serupa, segera laporkan ke pihak berwajib atau Manejemen rumah sakit terkait pembohongan dan Penipuan yang bersekongkol antara dokter Made dan bidan atau perawat pihak dari Dinkes ( Dinas kesehatan) kabupaten Nganjuk harus bertindak tegas
Ketika di konfirmasi lewat pesan Whatsap Hingga pemberitaan ditayangkan Suharyono selaku direktur RSUD Kertosono belum memberikan keterangan..
( Bas- tim).




