Kota Cirebon, (Senin, 2/2/2026), – Babinsa Kelurahan Sunyaragi Sertu Supriyono bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sunyaragi mengikuti sekaligus melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Terpadu Lintas Sektor dalam rangka pelaksanaan ILP (Integrasi Layanan Primer) Puskesmas Sunyaragi Tahun 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Cek Kesehatan Gratis” yang rencananya akan dilaksanakan di sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kota Cirebon.
Program cek kesehatan gratis tersebut menyasar anak usia 7 hingga 17 tahun sebagai bagian dari upaya peningkatan derajat kesehatan peserta didik melalui layanan kesehatan primer yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Iis Murtiningsih, S.Sos selaku Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Kesambi, M. Didin Fahrudin, S.E selaku Sekretaris Kelurahan Sunyaragi, dr. Yacolina Abdi Tombe selaku Kepala UPT Puskesmas Sunyaragi, serta para Ketua RW dan Kader Posyandu Kelurahan Sunyaragi.
Dalam kegiatan tersebut dibahas mekanisme pelaksanaan program ILP, peran masing-masing pihak, serta sinergi lintas sektor guna mendukung kelancaran pelaksanaan cek kesehatan gratis di sekolah-sekolah. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat memperkuat koordinasi, pengamanan, serta sosialisasi kegiatan kepada masyarakat.
Rapat koordinasi berlangsung di Aula Puskesmas Sunyaragi, yang beralamat di Jl. Evakuasi No. 1, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, dan berjalan dengan tertib, lancar, serta penuh komitmen bersama dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan bagi generasi muda.
Babinsa Kelurahan Sunyaragi Sertu Supriyono dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan rapat koordinasi lintas sektor ini sangat penting guna menyatukan persepsi dan langkah seluruh pihak terkait dalam mendukung pelaksanaan program ILP Puskesmas Sunyaragi.
“Kami dari Babinsa Kelurahan Sunyaragi siap mendukung penuh pelaksanaan program Integrasi Layanan Primer, khususnya kegiatan cek kesehatan gratis bagi anak-anak usia 7 sampai dengan 17 tahun di sekolah-sekolah wilayah Kota Cirebon. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak usia dini,” ujar Sertu Supriyono.(pendim0614)*

