SPPG desa Kebangkerep kecamatan baron disebut Yayasan Perduli Rakyat Generasi Emas diduga kuat melakukan pungutan liar ( pungli ) -->

Live berita akrual

Monetag_ads

SPPG desa Kebangkerep kecamatan baron disebut Yayasan Perduli Rakyat Generasi Emas diduga kuat melakukan pungutan liar ( pungli )

Redaksi BPN
25/01/26


 

Nganjuk, benuapostnusantara.com | Berawal dari informasi yang di trima dari beberapa karyan SPPG desa Kebangkerep kecamatan Baron terucap sebuah kata kata bahwa bos.nya meminta karyawan nya untuk membayar uang sebesar 300rb guna untuk biaya sragam dengan jumlah karyawan 48 orang mereka semua di suruh membayar dengan cara tunai atau pun transfer oleh pemilik SPPG sebut saja dd.


adapun di semua SPPG maupun MBG tidak ada aturan untuk pembelian sragam padahal pemerintah sudah menyiapkan kan sragam gratis,dan pada saat di konfirmasi dd mengakui bahwa dirinya memang melakukan transaksi pembayaran sragam untuk karyawan nya sebesar 300. ribu setelah di tanya oleh salah satu awak media lewat telpon seluler dd (nama inisial), malah melempar ke istri nya yang bernama CT( nama inisial), memang benar ada nya,dan akhir nya CT mengajak ketemuan dengan awak media guna untuk menyelesaikan masalah seragam.


karyawan,dd pun akhir nya tidak berani berkomentar karna masih aktif sebagai anggota polri yang berdinas di wilayah Jombang,juga menurut keterangan salah satu karyawan bahwa SPPG yayasan perduli rakyat generasi emas dd sangat tidak wajar


Hal tersebut sudah memperlakukan karyawan atau anak buah nya pasal nya mereka diperlakukan tidak selayak nya karyawan pada saat libur tetep di suruh masuk dd menganggap diri nya yang paling berkuasa dan yang paling di takuti oleh karyawan nya,


seorang oknum polisi yang masih aktif tidak pernah dinas bagaimana tanggapan untuk Kapolri kalau mengetahui anak buah nya mempunyai dua jabatan,juga pemerintah yang membidangi SPPG di wilayah kecamatan Baron tepat nya di desa Kebangkerep mohon untuk di tindak lanjuti hal yang seperti ini,


Sedangkan karyawan juga manusia perlakukan lah seperti hal nya manusia jangan selalu di intimidasi sebagai bos atau pengelola harus bijaksana jangan merasa berkuasa dan tidak boleh seenaknya terhadap karyawan


Ini lah salah satu kelakuan seorang bos SPPG yang memperlakukan karyawan nya disuruh guling guling dan merangkak memang apa ada di semua SPPG aturan seperti ini yang tidak Memanusiakan karyawan nya seorang oknum polisi manjadi bos berlagak semua nya sendiri karna mampu membayar karyawan nya untuk pemerintah dan Aph Setempat masalah ini segera di tindak lanjuti hingga tuntas,hingga pemberitaan di tayangkan pemilik Dapur SPPG belum bisa dihubungi.( Tim- bas- Red).