Putri Asal Gunung Meriah Tembus Qatar Care,Darwis:Bukti Generasi Aceh Singkil Mampu Bersaing -->

Live berita akrual

Monetag_ads

Putri Asal Gunung Meriah Tembus Qatar Care,Darwis:Bukti Generasi Aceh Singkil Mampu Bersaing

02/02/26


ACEH SINGKIL – Prestasi membanggakan kembali lahir dari Bumi Syekh Abdurrauf as-Singkili. Widiya Wafir Nabila, putri asal Desa Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, berhasil membuktikan kualitasnya dengan lolos seleksi kerja di Qatar Care, salah satu penyedia layanan kesehatan ternama di Qatar.



Kabar membahagiakan ini dikonfirmasi langsung oleh sang ayah, Darwis, pada Senin (2/2/2026). Widiya merupakan lulusan terbaik I dengan perolehan IPK 3,93 dan alumni D3 Kebidanan Banda Aceh tahun 2025. Ia terpilih setelah menyisihkan banyak kandidat dalam proses seleksi yang dikenal sangat kompetitif.


Darwis mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian putrinya. Dari sekian banyak peserta kelas internasional yang diselenggarakan oleh Poltekkes Aceh—hasil kerja sama antara Kemenkes dengan Qatar Care—Widiya berhasil menjadi salah satu dari 4 orang asal Aceh yang dinyatakan lulus. Secara keseluruhan, hanya ada 11 orang yang lulus dari 4 Poltekkes di wilayah Sumatra, yaitu: Poltekkes Aceh, Poltekkes Padang, Poltekkes Tanjung Karang serta Poltekkes Jambi.


"Alhamdulillah, setelah melewati proses panjang dan seleksi yang begitu ketat, putri kami akhirnya terpilih. Sebagai orang tua, kami merasa sangat terharu dan bahagia," ujar Darwis kepada awak media.


Keberhasilan Widiya dianggap bukan sekadar prestasi pribadi atau keluarga, melainkan pesan kuat bagi seluruh pemuda di Kabupaten Aceh Singkil. Darwis menekankan bahwa asal daerah bukanlah penghalang untuk meraih karier di kancah internasional.


"Dari prestasi ini, kita dapat memetik pelajaran bahwa anak-anak kita dari Aceh Singkil juga mampu berdiri sejajar dan bersaing dengan daerah lainnya. Semoga ini menjadi motivasi bagi generasi muda di sini untuk terus berjuang dan percaya diri," tambahnya.


Kini, dukungan moral dan doa mengalir bagi Widiya agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik di Qatar. Keberhasilannya diharapkan menjadi pembuka jalan bagi putra-putri daerah lainnya untuk berani bermimpi dan berkarier di tingkat global.(Maksum)