Bulan suci Ramadan jadi momen penuh berkah dan kepedulian bagi banyak pihak, termasuk wartawan dan komunitas di Kabupaten Nganjuk. Aliansi Wartawan Nganjuk (AWN) bekerja sama dengan MBG Begadung (Ksatria Raja Angga) mengadakan bakti sosial berupa santunan anak yatim-piatu di tiga dusun Desa Banjarsari, Kecamatan Ngronggot, pada Senin (23/02). Acara ini bukan cuma serah terima bantuan, tapi wujud nyata perhatian wartawan yang didukung penuh pengusaha lokal Nganjuk.
Kegiatan berjalan dengan khidmat dan dihadiri pengurus serta anggota AWN Nganjuk, tokoh masyarakat setempat, puluhan anak yatim-piatu, dan keluarga mereka dari Dusun Rejosari, Banjarsari, dan Banjarsari Selatan. Suasana haru dan bahagia menyelimuti lokasi, di mana senyum cerah anak-anak jadi hadiah terindah bagi semua yang terlibat.
Ketua AWN Nganjuk, Bujel, dalam sambutannya bilang kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial organisasi. Wartawan tidak cuma fokus tugas jurnalistik, tapi juga peduli kondisi masyarakat, terutama yang membutuhkan.
"Sebagai perwakilan teman-teman wartawan di AWN, kami ingin memberi bantuan dan harapan bagi sesama. Bulan Ramadan waktu yang pas untuk mempererat persaudaraan dan berbagi kebahagiaan, apalagi dengan anak yatim-piatu yang butuh perhatian lebih. Kalau ada di antara mereka yang butuh alat tulis untuk belajar, kami juga siap bantu dan bisa koordinasi dengan Pak Tomo selaku ketua koordinator," ujar Bujel.
Ia juga menyampaikan antusiasme kolaborasi ini yang sejalan dengan visi dan misi untuk memberi kontribusi positif. "Kami merasa terhormat bisa bekerja sama. dengan komunitas, dan relawan kami selalu berusaha hadir di tengah masyarakat dan membantu. Santunan ini cara kami berbagi rezeki dan memberi semangat anak-anak agar rajin belajar dan mengejar cita-cita," tambahnya.
Bujel berharap kegiatan ini jadi inspirasi bagi komunitas lain dan masyarakat luas untuk lebih peduli, terutama di bulan Ramadan. "Semoga ini awal kolaborasi lebih besar ke depannya, bisa menjangkau lebih banyak daerah dan anak yatim-piatu yang butuh bantuan," katanya.
Dukungan pengusaha lokal tidak cuma berupa dana, tapi juga barang dan tenaga. Ini menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih kuat di Nganjuk.
Dalam kegiatan ini, puluhan anak yatim-piatu dari tiga dusun menerima santunan berupa uang tunai, paket bingkisan makanan. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan AWN, lalu dilanjutkan penyerahan langsung ke setiap anak yang hadir.
Salah satu wali anak yatim-piatu menyampaikan terima kasih yang mendalam. "Kami sangat berterima kasih kepada AWN, MBG Begadung, dan pengusaha lokal yang sudah memberi santunan. Bantuan ini sangat berarti buat kami, apalagi di bulan puasa. Semoga kebaikan mereka dibalas Tuhan dengan berlipat ganda," katanya dengan mata berbinar.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat, memohon keberkahan bagi semua pihak dan agar bantuan bermanfaat. Diharapkan kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan dikembangkan, supaya bisa menjangkau lebih banyak daerah dan anak yang membutuhkan.
Kolaborasi AWN, MBG Begadung, dan pengusaha lokal jadi contoh nyata bahwa dengan persatuan dan kepedulian, banyak hal baik bisa dilakukan untuk membantu sesama. Di bulan Ramadan, semangat berbagi ini makin terasa dan diharapkan terus berlanjut meski bulan puasa sudah selesai. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa wartawan, komunitas, dan pengusaha lokal punya peran penting dalam pembangunan sosial daerah, dan bisa bekerja sama menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan saling peduli.(Mariyono)
