Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026, Siap Amankan Arus Mudik Lebaran -->

Menu Atas

GA

Live judul

Puasa


 

berita akrual

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026, Siap Amankan Arus Mudik Lebaran

12/03/26



Benua Post Nusantara | Jakarta - Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Jaya 2026 pada Kamis (12/3/2026) di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapan personel serta sarana prasarana dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Inspektur Apel. Kegiatan tersebut diikuti oleh 165 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, serta sejumlah instansi terkait.


Dalam amanatnya, Kapolres membacakan pesan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam mengamankan momentum mudik Lebaran. Ia menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian dari pengecekan kesiapan personel sekaligus wujud sinergitas lintas sektor dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.


“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus menunjukkan komitmen dan sinergitas lintas sektor agar pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Aris Wibowo saat membacakan amanat.


Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa situasi global saat ini mengalami dinamika yang cukup kompleks, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi berdampak terhadap stabilitas ekonomi global. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai langkah diplomasi serta kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas nasional.


Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan bakar secara berlebihan, karena berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional masih mencukupi.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, sedikit menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang. Meski demikian, seluruh aparat tetap diminta untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan mobilitas masyarakat.


Operasi Ketupat 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia. Dalam operasi tersebut, Polri juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan, yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.


Pengamanan akan difokuskan pada berbagai objek vital dan lokasi keramaian, seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.


Kapolres juga menekankan pentingnya strategi komunikasi publik agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait layanan kepolisian, termasuk rekayasa lalu lintas dan layanan darurat 110.


Di akhir amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi Ketupat Jaya 2026, termasuk TNI, kementerian dan lembaga terkait, BNPB, BMKG, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, serta berbagai mitra kamtibmas lainnya.


Adapun peserta apel terdiri dari 165 personel gabungan, dengan rincian 121 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok beserta jajaran Polsek, 10 personel Kodim 0502/JU, 10 personel Syahbandar Utama Tanjung Priok, 14 personel PFSO dan security, serta 10 personel dari KKP.


Melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan ini, diharapkan seluruh personel pengamanan dapat menjalankan tugas secara profesional dan humanis, sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan serta kenyamanan selama melaksanakan perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri