ACEH SINGKIL ,Benuapostnusantara.com – Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Aceh Singkil melalui Bidang Bundo Kanduang menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menjenguk salah satu anggota keluarga perantau yang sedang tertimpa musibah di Desa Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini merupakan implementasi dari program "Alek Buruak", sebuah inisiatif rutin IKM Aceh Singkil untuk memberikan dukungan moril serta santunan bagi warga Minang yang tengah mengalami duka atau kesulitan di tanah rantau.
Ketua Bidang Bundo Kanduang IKM Aceh Singkil, Desnawati, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus memberikan penguatan mental bagi anggota yang sedang diuji.
"Kunjungan ini adalah wujud kepedulian kita bersama. Semoga dunsanak dan kemanakan kita senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta perlindungan dari Allah SWT," ujar Desnawati di sela-sela kunjungan yang berlangsung khidmat tersebut.
Senada dengan hal itu, Ketua Harian IKM Aceh Singkil, Damree Effendi, menegaskan bahwa konsistensi program "Alek Buruak" merupakan prioritas organisasi. Ia menekankan bahwa IKM hadir sebagai keluarga kedua bagi para perantau di Bumi Syekh Abdurrauf as-Singkili.
Kehadiran rombongan pengurus Bundo Kanduang disambut hangat oleh pihak keluarga. Ernawati Koto, mewakili keluarga yang dikunjungi, mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya atas kepedulian organisasi.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kedatangan ibu-ibu semua sungguh memberikan kehangatan dan semangat bagi kami di tengah masa sulit ini," ungkap Ernawati.
Pertemuan tersebut ditutup dengan doa bersama. Melalui aksi sosial ini, IKM Aceh Singkil berharap solidaritas antar anggota semakin solid dan organisasi terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi warga Minang yang menetap di Aceh Singkil.(Maksum)


