Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan koordinasi dan konsolidasi di gedung Anjuk Landang lantai 2. Acara ini dihadiri langsung oleh koordinator SPPG se-kabupaten Nganjuk serta berbagai pihak terkait, kamis 5/03, adapun tujuan utama memperkuat kerja sama antar pihak, mengevaluasi jalannya program, dan menetapkan kepemimpinan baru bagi paguyuban mitra BGN yang terlibat dalam MBG.
Suasana di gedung tersebut terasa penuh semangat dan keseriusan sejak awal kegiatan. Para peserta yang hadir terdiri dari anggota tim SPPG , perwakilan mitra pelaksana MBG, serta tokoh-tokoh yang berperan dalam mendukung kelancaran program ini. Kegiatan dibuka dengan sambutan yang menekankan pentingnya koordinasi yang erat antar pihak, mengingat MBG merupakan program strategis yang berdampak langsung pada kesehatan dan perkembangan anak-anak di Kabupaten Nganjuk.
Dalam pers koferens Judy Ernanto, anggota Satgas SPPG di Kabupaten Nganjuk, menjadi salah satu pembicara kunci yang menyampaikan poin-poin penting dari kegiatan ini. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa koordinasi dan konsultasi yang dilakukan hari ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan konsolidasi terkait pelaksanaan MBG. "Dalam kesempatan ini kami konsolidasi, koordinasi dan evaluasi tentang pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Nganjuk, agar lebih baik," ujar Judy Ernanto dengan tegas.
Judy juga menambahkan bahwa melalui evaluasi ini, diharapkan dapat ditemukan titik-titik yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan, sehingga pelayanan MBG di Kabupaten Nganjuk dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Konsolidasi yang dilakukan juga bertujuan untuk menyatukan visi dan misi antar semua pihak yang terlibat, sehingga tujuan utama program yaitu memberikan gizi yang cukup dan berkualitas bagi anak-anak dapat tercapai dengan maksimal.
Selain membahas evaluasi dan konsolidasi pelaksanaan MBG, kegiatan ini juga menjadi momen bersejarah karena ditetapkannya ketua baru bagi Paguyuban Mitra BGN,di kabupaten Nganjuk. Muhammad Zajid resmi ditetapkan sebagai ketua baru, menggantikan Muhammad Choederi yang sebelumnya memimpin paguyuban tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Zajid, ketua baru Paguyuban Mitra MBG, menyampaikan harapannya agar paguyuban dapat terus berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan MBG di Kabupaten Nganjuk. Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam mengawasi jalannya program ini. "Saya juga butuh teman-teman media untuk ikut mengawasi pelaksanaan MBG yang mungkin kurang tepat baik kualitas maupun kuantitasnya," ujar Zajid dengan jujur.
Zajid menjelaskan bahwa dengan adanya pengawasan dari media, diharapkan dapat meminimalkan kesalahan atau ketidaktepatan dalam pelaksanaan MBG, baik dari segi kualitas makanan yang disajikan maupun kuantitasnya yang harus sesuai dengan jumlah penerima manfaat. Ia juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak, termasuk media, pemerintah daerah, dan masyarakat, untuk memastikan bahwa program MBG berjalan dengan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang nyata bagi anak-anak di Kabupaten Nganjuk.
Sementara itu, Koordinator SPPG se-kabupaten Nganjuk yang hadir dalam kegiatan ini juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya koordinasi dan konsolidasi ini. Ia berharap bahwa hasil dari kegiatan ini dapat menjadi landasan yang kuat untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG di masa depan. "Kegiatan ini sangat penting karena memungkinkan kita untuk berbagi pengalaman, menyelesaikan masalah yang ada, dan merencanakan langkah-langkah selanjutnya untuk memajukan program MBG di Kabupaten Nganjuk," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Puguh Santoso yang akrab dipanggil Bujel, ketua AWN dan juga aktivis peduli Nganjuk, menyampaikan pendapatnya. Menurut dia, masih banyak menu yang tidak layak disajikan oleh beberapa SPPG di berbagai tempat. "Banyak laporan mengenai perbedaan antara menu yang dijanjikan dengan yang diterima oleh siswa, serta keluhan kualitas makanan, yang memicu protes dari orang tua maupun murid sekolah," ujar Bujel.
Kegiatan koordinasi dan konsolidasi SPPG se- Kabupaten Nganjuk ini berlangsung dengan lancar dan menghasilkan berbagai kesepakatan yang penting bagi pengembangan MBG. Dengan adanya evaluasi yang menyeluruh, konsolidasi yang kuat, dan kepemimpinan baru yang visioner, diharapkan pelaksanaan MBG di Kabupaten Nganjuk dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Selain itu, peran media yang diharapkan dapat ikut mengawasi juga menjadi langkah positif untuk memastikan bahwa program ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Di akhir kegiatan, para peserta juga berfoto bersama sebagai tanda kebersamaan dan komitmen untuk terus bekerja sama dalam mendukung kelancaran program MBG. Semangat kebersamaan dan keseriusan yang terlihat dari semua pihak yang hadir memberikan harapan yang besar bahwa MBG di Kabupaten Nganjuk akan terus berjalan dengan sukses dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat.(Tomo)
