ACEH SINGKIL,Benuapostnusantara.com – Suasana pemerintahan Desa Sintuban Makmur, Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil, mendadak lumpuh setelah sedikitnya tujuh perangkat desa secara serentak menyatakan mundur dari jabatan mereka pada Senin, 9 Maret 2026, pukul 09.00 WIB.
Aksi pengunduran diri massal ini dipicu oleh kekecewaan mendalam terhadap Kepala Desa (Kades) berinisial IPS yang diduga terlibat skandal perzinaan hingga menyebabkan seorang gadis di bawah umur dari latar belakang keyakinan berbeda hamil.
Para perangkat desa yang mundur meliputi jajaran strategis, mulai dari Kaur Pembangunan, Kaur Kesra, hingga para Kepala Dusun (Kadus). Perwakilan perangkat desa, Siregar, menegaskan bahwa keputusan ini murni diambil atas dasar moralitas tanpa paksaan pihak manapun.
"Kami merasa malu atas dugaan perbuatan tersebut. Rasa malu ini dibarengi amarah, sehingga kami sepakat meletakkan jabatan. Kami tidak ingin terseret dalam skandal yang mencoreng martabat desa," tegas Siregar.
Tokoh masyarakat setempat, Dihman Berutu, menilai perilaku oknum Kades tersebut telah melukai kepercayaan publik dan melanggar kode etik serta sumpah jabatan. Menurutnya, insiden ini merupakan tamparan keras bagi masyarakat Desa Sintuban Makmur.
“Ini tindakan yang sangat memalukan. Kami meminta Pemerintah Daerah segera mengambil langkah tegas agar persoalan ini tidak menjadi polemik berkepanjangan yang meresahkan,” ujar Dihman.
Hingga saat ini, poin-poin utama yang menjadi tuntutan warga dan tokoh pemuda adalah:
Klarifikasi Cepat: Meminta Bupati Aceh Singkil segera turun tangan melakukan klarifikasi agar isu tidak liar menjadi fitnah.
Sanksi Administratif: Mendesak evaluasi jabatan terhadap Kades berinisial IPS jika terbukti bersalah.
Keamanan Desa: Menjaga kondusivitas warga agar tidak terjadi gesekan sosial akibat isu sensitif tersebut.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Kades IPS maupun pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terkait pengunduran diri massal dan dugaan skandal yang menghebohkan warga tersebut.(Maksum)

