Diduga Kecerobohan Pemasangan Tiang WiFi FMI Sebabkan Kebocoran Pipa PDAM di Beber,Warga Keluhkan Air Terbuang Percuma -->

Menu Atas

GA

Live judul

Puasa


 

berita akrual

Diduga Kecerobohan Pemasangan Tiang WiFi FMI Sebabkan Kebocoran Pipa PDAM di Beber,Warga Keluhkan Air Terbuang Percuma

10/03/26


CIREBON — Kebocoran pipa air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) diduga terjadi akibat kecerobohan saat pemasangan tiang jaringan WiFi oleh pihak penyedia layanan internet. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kondangsari, tepatnya di Jalan Raya Cirebon–Cilimus, Desa Kondangsari, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, pada Selasa (10/03/2026).




Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebocoran pipa PDAM muncul setelah adanya aktivitas pemasangan tiang jaringan WiFi oleh salah satu oknum pekerja dari penyedia layanan internet. 




Saat proses pemasangan tiang dilakukan, diduga terjadi benturan atau pengeboran tanah yang mengenai pipa saluran air milik PDAM sehingga menyebabkan air mengalir keluar dari pipa yang bocor dan Diduga Tidak Ijin Resmi dari Pihak Terkait.

Warga sekitar mengungkapkan, setelah kebocoran tersebut terjadi, pihak pekerja yang memasang tiang WiFi tidak segera melakukan perbaikan atau penanganan terhadap pipa yang rusak. Kondisi tersebut membuat air PDAM terus mengalir keluar dan terbuang percuma.



“Saat dipasang tiang internet itu, tiba-tiba air keluar dari dalam tanah. Diduga kena pipa PDAM. Tapi setelah itu tidak langsung diperbaiki, malah ditinggalkan begitu saja,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi.



Kebocoran pipa tersebut sempat menarik perhatian warga karena air mengalir cukup deras dari titik kebocoran. Selain menyebabkan pemborosan air, kondisi ini juga berpotensi mengganggu distribusi air bersih kepada pelanggan PDAM di wilayah sekitar.



Dari penelusuran sementara warga di lapangan, diketahui bahwa pemasangan tiang jaringan internet tersebut diduga dilakukan oleh pihak penyedia layanan WiFi bernama FMI. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kejadian tersebut.



Warga berharap pihak perusahaan penyedia layanan internet maupun PDAM segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap pipa yang bocor agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat.



Selain itu, masyarakat juga meminta agar setiap kegiatan pembangunan infrastruktur jaringan utilitas, seperti pemasangan tiang internet atau kabel jaringan, dilakukan dengan lebih berhati-hati dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar tidak merusak fasilitas umum yang sudah ada.



Hingga berita ini diturunkan, kondisi kebocoran pipa PDAM tersebut masih menunggu penanganan dari pihak berwenang. Warga berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan agar distribusi air bersih kembali normal.

(Eka)