BREAKING NEWS


 




 

KPK Kembali Gelar OTT, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diamankan

Foto di ambil saat ulang tahun desa bulu pada tanggal 23 Juni 2024 di kantor desa bulu

 benuapostnusantara.com | Sukoharjo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, yang menjadi kepala daerah terbaru yang terjaring dalam penindakan lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026.

Foto di ambil saat ulang tahun desa bulu pada tanggal 23 Juni 2024 di kantor desa bulu


Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. Namun, hingga saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan.

Sesuai ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.

Dengan penangkapan Bupati Sukoharjo, jumlah operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK sepanjang 2026 kini mencapai 16 kali.

Sejak awal tahun, KPK aktif melakukan serangkaian OTT di berbagai daerah dan instansi pemerintah. Operasi pertama pada Januari membongkar dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. Pada bulan yang sama, dua kepala daerah, yakni Wali Kota Madiun dan Bupati Pati, juga turut diamankan dalam operasi terpisah.

Memasuki Februari, penindakan berlanjut dengan penangkapan sejumlah pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, hingga pimpinan Pengadilan Negeri Depok.

Selama Maret 2026, KPK kembali menangkap tiga kepala daerah dalam operasi yang berbeda, yakni Bupati Pekalongan, Bupati Rejang Lebong, dan Bupati Cilacap. Sementara pada April, giliran Bupati Tulungagung yang terjerat OTT.

Meski tidak melakukan operasi tangkap tangan pada Mei, KPK kembali bergerak aktif sepanjang Juni dengan sejumlah penindakan yang melibatkan pejabat pemerintah, aparatur negara, hingga kepala daerah. Salah satunya membuat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyerahkan diri kepada penyidik.

Pada awal Juli, KPK lebih dulu mengamankan Bupati Langkat Syah Afandin atau Ondim dalam OTT ke-15. Kini, penangkapan terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani menjadi operasi tangkap tangan ke-16 yang dilakukan lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026.

//ss

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar