Lahan di Jalan Kramat Asem: Potensi Ruang Terbuka Hijau di Tengah Padatnya Permukiman -->

Menu Atas

Iklan

Live judul

Iklan

berita akrual

Lahan di Jalan Kramat Asem: Potensi Ruang Terbuka Hijau di Tengah Padatnya Permukiman

27/04/26


 
Jakarta Timur – Sebuah lahan yang terletak di No. 2 Jalan Kramat Asem, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, kini menjadi sorotan terkait tata ruang dan lingkungan. Lahan yang saat ini memiliki bangunan sederhana dan digunakan untuk berbagai keperluan, dinilai memiliki potensi besar untuk diubah menjadi ruang terbuka hijau (RTH) yang sangat dibutuhkan di kawasan padat penduduk ini.
 





Kondisi Saat Ini dan Akses Jalan
 
Lahan tersebut memiliki akses jalan yang cukup mudah dijangkau, meskipun berada di lingkungan perumahan yang padat. Saat ini, di atas lahan berdiri bangunan berkonstruksi sederhana dengan atap miring dan dinding berwarna krem. Area depan digunakan untuk parkir kendaraan dan penyimpanan barang, sementara kondisi fisik bangunan terlihat belum sepenuhnya difinishing, terutama pada bagian dinding samping yang masih berupa beton polos.
 
Meskipun fungsional untuk keperluan saat ini, keberadaan bangunan dan penggunaan lahan tersebut dinilai belum optimal dari sisi perencanaan kota. Kawasan Matraman dikenal sebagai area dengan kepadatan penduduk tinggi, sehingga ketersediaan ruang terbuka hijau menjadi sangat terbatas dan menjadi kebutuhan mendesak bagi warga sekitar.
 
Usulan Perubahan Menjadi Lahan Hijau
 
Berdasarkan kondisi tersebut, muncul usulan agar lahan ini dialihfungsikan menjadi lahan hijau. Perubahan ini dianggap sangat strategis untuk:
 
- Meningkatkan kualitas lingkungan: Menambah resapan air, mengurangi suhu udara, dan menyediakan oksigen di tengah kota.

- Menyediakan ruang publik: Memberikan tempat istirahat, bermain, dan beraktivitas sosial bagi warga sekitar yang selama ini minim fasilitas serupa.

- Mendukung program kota hijau: Sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan persentase RTH di Jakarta Timur.
 
Perubahan fungsi lahan ini tentu memerlukan kajian lebih lanjut terkait perizinan, tata guna lahan, serta keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemilik lahan dan masyarakat sekitar. Namun, potensi yang dimiliki lahan ini untuk menjadi "paru-paru kota" kecil di tengah keramaian Jalan Kramat Asem sangatlah besar dan bernilai tinggi bagi kesejahteraan lingkungan.



Rian