SUBULUSSALAM ,Benuapostnusantra.Com — Sebuah kecelakaan tragis menimpa pasangan suami istri (pasutri) asal Kota Subulussalam, Aceh. Mobil Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi BK 1213 SP yang mereka kendarai dilaporkan terjun ke jurang mendalam di kawasan Lae Kombih, Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.
Identitas kedua korban diketahui bernama Rudi Simanjuntak (40) dan istrinya Risma Tumangger (39), warga Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan. Hingga Selasa (31/3/2026), tim gabungan masih berupaya keras melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas ini diperkirakan terjadi pada Senin malam, 30 Maret 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Sesaat sebelum kejadian, korban sempat menghubungi anak mereka melalui sambungan telepon. Dalam percakapan tersebut, korban mengabarkan bahwa posisi mereka sudah dekat dan diperkirakan akan tiba di rumah dalam waktu lima menit lagi.
Namun, hingga waktu yang dijanjikan, kedua orang tua tersebut tak kunjung sampai. Pihak keluarga sempat melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan kehilangan tersebut kepada pihak kepolisian pada Selasa pagi.
Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan, SIK, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan pada pukul 07.00 WIB.
"Kami langsung melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya kendaraan dengan bantuan drone," ujar Muhammad Agustiawan di lokasi kejadian, Selasa (31/3).
Di sekitar jurang Lae Kombih, petugas bersama masyarakat menemukan bukti-bukti fisik berupa serpihan kaca yang diduga kuat berasal dari mobil korban. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa kendaraan tersebut memang terperosok ke dalam jurang yang dikenal memiliki medan cukup berat.
Hingga saat ini, Polres Pakpak Bharat telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim SAR, Masyarakat Setempat
Petugas terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan tebing jurang. "Kita terus berusaha dan bekerja keras untuk mencari korban. Kita juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu pencarian pasutri ini," pungkas Kapolres.
Keluarga dan kerabat korban kini tengah menunggu kabar di sekitar lokasi, berharap proses evakuasi dapat segera membuahkan hasil.(Tim)

