Karier Birokrasi Teruji, Deni Manik Soroti Kelayakan Taufik Pimpin Sekda Aceh
ACEH SINGKIL – Sosok Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, S.T., M.Si., dinilai sangat tepat untuk ditetapkan sebagai Sekda Aceh definitif. Pengalaman birokrasi yang matang serta keluwesan komunikasi antarlembaga menjadi modal kuat Taufik dalam memimpin Sekretariat Daerah Aceh.
Dukungan tersebut disuarakan oleh Juru Kampanye (Jurkam) Pemenangan Mualem-Dek Fadh Kabupaten Aceh Singkil, Deni Manik, Jumat (25/9/2026).
Pria yang akrab disapa Deni ini menuturkan, rekam jejak Taufik di jajaran Pemerintah Aceh sudah teruji lewat berbagai posisi strategis yang pernah diemban, mulai dari kepala dinas hingga penjabat kepala daerah.
"Dengan rekam jejak dan pengalaman teknis yang dimiliki, Taufik sudah sangat matang dan pantas menduduki jabatan Sekda Aceh secara definitif," ujar Deni kepada awak media.
Oleh karena itu, Deni secara khusus meminta kepada Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), agar usulan penetapan Taufik sebagai Sekda Aceh definitif dapat direalisasikan demi menjamin keberlanjutan serta efektivitas roda pemerintahan.
Menurut Deni, posisi Sekda membutuhkan figur yang tidak hanya paham tata kelola birokrasi, tetapi juga mahir membangun jembatan komunikasi dengan jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) maupun lembaga legislatif (DPRA).
"Komunikasi beliau sangat cair, baik ke internal SKPA, DPRA, maupun elemen masyarakat lainnya. Keterampilan koordinasi ini sangat krusial agar roda pemerintahan Aceh berjalan selaras dan efektif di bawah kepemimpinan Mualem," tambahnya.
Karier Taufik di jajaran Pemerintah Aceh terbilang cemerlang. Sebelum dipercaya menjadi Plt Sekda Aceh pada 24 Agustus 2026, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh. Sebelumnya, Taufik dilantik sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh pada Agustus 2024, setelah meniti karier dari posisi Sekretaris Dinas ESDM pada 2017.
Tak hanya di tingkat provinsi, Taufik juga memiliki pengalaman memimpin daerah saat dipercaya menjadi Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tenggara pada Oktober 2024. Kombinasi kepemimpinan teknis dan pengalaman lapangan inilah yang dinilai Deni Manik menjadi nilai tambah utama Taufik untuk memimpin birokrasi Aceh secara definitif.(Maksum)




