Banda Aceh,Benuapostnusantara.Com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, Yan Rusmanto, melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh, Rabu (22/04). Peninjauan ini difokuskan pada penguatan fungsi pelayanan publik, mulai dari pemenuhan hak pangan, kesehatan, hingga program pembinaan kemandirian.
Dalam kunjungannya, Kakanwil meninjau sejumlah area strategis, mulai dari dapur, klinik, lahan ketahanan pangan, hingga blok hunian warga binaan. Pada area dapur, Yan Rusmanto memberikan apresiasi atas perubahan signifikan yang telah dilakukan. Ia menilai kondisi dapur kini lebih tertata, bersih, dan memenuhi standar higienitas. Bahkan, ia turut mencicipi langsung makanan yang akan disajikan kepada warga binaan untuk memastikan kualitasnya.
“Kami melihat adanya peningkatan yang sangat baik, terutama dari sisi kebersihan dan pengelolaan makanan. Saya juga sudah mencicipi langsung, dan ini sudah cukup baik serta layak dikonsumsi. Yang penting, kualitas ini harus terus dijaga secara konsisten,” ujar Yan Rusmanto.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke area klinik. Kakanwil memastikan layanan kesehatan berjalan optimal dengan fasilitas dan tenaga medis yang siap memberikan pelayanan kepada warga binaan. Ia juga menekankan pentingnya respons cepat dalam penanganan kesehatan.
“Layanan kesehatan adalah hal yang sangat mendasar. Saya minta agar petugas selalu sigap, baik dalam pemeriksaan rutin maupun penanganan kasus darurat,” tegas kakanwil.
Di area ketahanan pangan, Kakanwil meninjau lahan penanaman tomat yang dikelola sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Ia mengapresiasi hasil yang terlihat cukup baik dan mendorong pengembangan program serupa.
“Program seperti ini sangat positif, tidak hanya mendukung ketahanan pangan di dalam lapas, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Selanjutnya, Kakanwil meninjau blok hunian warga binaan. Ia mengecek kondisi kebersihan, kerapihan, serta berdialog langsung dengan warga binaan untuk mendengar aspirasi mereka. Secara umum, kondisi blok dinilai tertib dan kondusif.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh, Edi Cahyono, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan pembenahan di berbagai sektor guna meningkatkan kualitas layanan.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, baik dari sisi pemenuhan hak dasar warga binaan maupun program pembinaan. Arahan dari Kakanwil menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik,” ujar Edi Cahyono.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh jajaran Lapas Banda Aceh akan menjaga konsistensi dalam menerapkan standar pelayanan serta terus berinovasi.
Kegiatan monitoring ini diharapkan dapat semakin memperkuat kualitas layanan pemasyarakatan, sekaligus memastikan bahwa pembinaan terhadap warga binaan berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Tri



