BREAKING NEWS

KARHUTLA RIAU CAPAI 18.770 HEKTARE, BENGKALIS JADI DAERAH TERPARAH


 

BENUA POST NUSANTARA | PEKANBARU, RIAU — Jumat, 4 September 2026 — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus menjadi perhatian serius. Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Riau, total luas lahan yang terbakar sejak awal Januari 2026 telah mencapai 18.770 hektare.



Dalam laporan harian terbaru, terjadi penambahan luas lahan terbakar sebanyak 87,9 hektare. Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan penambahan terbesar, yakni mencapai 64,4 hektare dalam laporan terakhir.


Sementara itu, Kabupaten Bengkalis masih menjadi daerah dengan akumulasi luas lahan terbakar terbesar di Riau, mencapai sekitar 8.454,40 hektare sejak Januari 2026. Pelalawan berada di urutan berikutnya dengan luas sekitar 6.705,39 hektare.


Selain Pelalawan, penambahan lahan terbakar juga tercatat di Indragiri Hilir sebesar 10,5 hektare, Indragiri Hulu 10,5 hektare, Kepulauan Meranti 1 hektare, Kuantan Singingi 1 hektare, serta Rokan Hulu 0,5 hektare.


Kepala BPBD dan Damkar Riau, Edy Afrizal, mengatakan data Karhutla bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan.


"Laporan harian ini terus berubah sesuai situasi lapangan setiap harinya," ujar Edy Afrizal, Jumat (4/9/2026).


Penanganan Karhutla saat ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel TNI, Polri, BPBD Riau dan BPBD kabupaten/kota, serta Manggala Agni. Upaya pemadaman dilakukan melalui operasi darat dan dukungan udara sesuai kondisi di masing-masing wilayah.


Pemerintah dan tim gabungan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik api. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi munculnya kembali kebakaran di kawasan lahan gambut.

//Sari utami

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar