BREAKING NEWS

Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha Tanam 3.000 Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Aceh Singkil



ACEH SINGKIL, Benuapostnusantara. Com – Memperingati Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama Perusahaan Lembah Bhakti (PLB) Singkil merapatkan barisan dalam aksi nyata penyelamatan lingkungan. Sebanyak 3.000 bibit mangrove ditanam secara serentak di kawasan pesisir Desa Kilangan, Kecamatan Singkil, Selasa (28/7/2026).



Langkah kolaboratif ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan perubahan iklim, sekaligus memperbaiki ekosistem laut daerah setempat.


Kegiatan penanaman ini dihadiri langsung oleh:


Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, SH


Jajaran Forkopimda (Kapolres Aceh Singkil & perwakilan DPRK)


Kepala Dinas Terkait (Dinas Lingkungan Hidup, Perikanan, serta Perindagkop & UKM)


Pemerintah Setempat (Caimat Singkil & Keuchik Desa Kilangan)


Perwakilan Masyarakat, kelompok nelayan lokal, serta manajemen dan karyawan PT PLB Singkil.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, SH, menyampaikan bahwa peringatan Hari Mangrove Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan kembali hubungan manusia dengan alam.


"Di tengah berbagai tantangan perubahan iklim, abrasi pantai, dan menurunnya kualitas lingkungan, mangrove menjadi benteng alami yang harus kita jaga bersama," tegas Hamzah.


Ia menambahkan bahwa upaya menjaga ekosistem pesisir tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata. Diperlukan kemitraan yang solid dan sinergi lintas sektor—termasuk dunia usaha, akademisi, komunitas, dan generasi muda—untuk memastikan kawasan pesisir tetap lestari demi masa depan Aceh Singkil.


Aksi penanaman 3.000 bibit bakau ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan PT Perusahaan Lembah Bhakti (PLB) Singkil—anak perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk.—yang telah konsisten menjalankan program rehabilitasi mangrove sejak tahun 2018.


Vice President Operation Area PT Astra Agro Lestari Tbk., Cipta Wibama, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan membawa dampak ganda (double impact), baik secara ekologis maupun sosial-ekonomi bagi masyarakat pesisir.


"Pelestarian mangrove adalah investasi jangka panjang. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha terus terjalin erat, sehingga fungsi mangrove sebagai pelindung pantai sekaligus habitat biota laut dapat terus terjaga," ungkap Cipta.


Rangkaian acara ditutup dengan penanaman bibit mangrove secara simbolis oleh Wakil Bupati Aceh Singkil bersama jajaran Forkopimda, perwakilan PT Astra Agro Lestari/PLB Singkil, para kepala dinas, serta tokoh masyarakat nelayan setempat.(Maksum)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar