Santri Penghafal Al-Qur'an Sambut 1 Muharram 1448 H,Raden Muhammad Yusuf Fadilah Kusumaningrat Tunjukkan Semangat Menuntut Ilmu dan Menghafal Al-Qur'an
BOGOR ,Benuapostnusantara.Com – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah menjadi momen penuh syukur dan harapan bagi keluarga besar Raden Muhammad Yusufa Fadilah Kusumaningrat. Putra kelima sekaligus anak bungsu dari pasangan Drs. R. Wahyudin Nursaleh, BA, dan R. Nenden Sungkanawati Kusumaningrat ini terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam menuntut ilmu agama serta menghafal Al-Qur'an.
Saat ini, Raden Muhammad Yusufa Fadilah Kusumaningrat tercatat sebagai santri kelas 7B di Pondok Pesantren Modern Berasrama Tahfidzul Al-Qur'an Arroyan HYR Character Boarding School Indonesia. Lembaga pendidikan tersebut dikenal sebagai pesantren berbasis karakter dan tahfidz yang memberikan program beasiswa penuh kepada para santri dari seluruh Indonesia.
Program pendidikan yang diselenggarakan Pondok Pesantren Arroyan HYR Character Boarding School Indonesia memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menempuh pendidikan tanpa biaya hingga jenjang SMP, SMA, perguruan tinggi, bahkan hingga mendapatkan dukungan menuju dunia kerja.
Program beasiswa penuh ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mencetak generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, berwawasan luas, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Pesantren yang berdiri di atas lahan seluas 17 hektare di kaki Gunung Salak tersebut berlokasi di Jalan Jami Atas Nomor 1, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Suasana alam yang sejuk dan lingkungan yang kondusif menjadi pendukung utama dalam proses pembelajaran dan pembinaan karakter para santri.
Pondok Pesantren Arroyan HYR Character Boarding School Indonesia berada di bawah kepemimpinan dan pembinaan KH. Dr. Hanta Yuda Ar-Rasyid, yang terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas berbasis nilai-nilai Islam, penguatan karakter, serta pengembangan potensi generasi muda Indonesia.
Orang tua Raden Muhammad Yusufa Fadilah Kusumaningrat, yakni Drs. R. Wahyudin Nursaleh, BA, 63 tahun, dan R. Nenden Sungkanawati Kusumaningrat, 55 tahun, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada putra mereka untuk menimba ilmu di lingkungan pesantren yang mendukung pembentukan akhlak dan kecintaan terhadap Al-Qur'an.
Momentum 1 Muharram 1448 Hijriyah diharapkan menjadi titik awal yang membawa keberkahan, semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik, serta menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus memperdalam ilmu agama dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Jurnalis
(Drs. R. Wahyudin Nursaleh, BA.Dewan Penasehat Media Benua Post Nusantara.Com
Media Group
MNCTV INEWSTV RCTITV GLOBALTV GTV KOMPASTV


