BREAKING NEWS


 

Jakarta Harus Jadi Rumah Bersama dan Barometer Toleransi Dunia


 

Jakarta, Benuapost Nusantara – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Jakarta harus menjadi kota yang mampu menjadi rumah bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang suku, agama, budaya, maupun latar belakang sosial. Menurutnya, sebagai kota global, Jakarta harus menjadi barometer toleransi dan kerukunan di Indonesia.


Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 yang digelar di kawasan Monas, Jakarta. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh lintas agama sebagai simbol kuatnya semangat persatuan dan toleransi di Ibu Kota.


“Maka untuk itu, kota ini harus menjadi rumah bagi berbagai suku, agama, budaya, latar belakang masyarakat, dan dapat hidup berdampingan,” ujar Pramono dalam sambutannya.


Pramono menjelaskan, kehadiran para tokoh lintas agama dalam prosesi haul tersebut merupakan usulan dari para habaib Betawi. Menurutnya, hal ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai Islam yang berkembang di tengah masyarakat Betawi selalu menjunjung tinggi toleransi dan kebersamaan.


Ia menilai inisiatif tersebut melengkapi berbagai kegiatan keagamaan yang sebelumnya telah diselenggarakan di Jakarta. Komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memberikan ruang yang setara bagi seluruh pemeluk agama pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat internasional.


“Masyarakat dunia mengapresiasi apa yang kita lakukan. Teman-teman saya dari jauh-jauh mengatakan, ‘Kok Jakarta sekarang ini bisa seperti itu?’,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa kemajuan Jakarta tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata. Menurutnya, keberhasilan sebuah kota juga ditentukan oleh kuatnya pondasi moral masyarakat serta terjaganya harmoni sosial di tengah keberagaman.


“Kemajuan juga ditentukan oleh kuatnya akhlak masyarakat, terjaganya harmonisasi sosial, serta tumbuhnya rasa saling menghormati di tengah keberagaman,” pungkas Pramono.


Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama dan memperkuat persatuan sebagai fondasi menuju Jakarta yang maju, inklusif, dan berdaya saing global.


(Redaksi Benuapost Nusantara)

Reports// supriyadi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar