BREAKING NEWS


 

Warisan Budaya Leluhur Jawa Perhitungan Jodoh Pernikahan. oleh:Ki RM.Sutomo Sastro Kusumo.


Nganjuk Benoapost Nusantara.com
Weton jodoh adalah warisan budaya leluhur yang kaya makna dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kearifan lokal masyarakat Jawa. Tradisi ini lahir dari keinginan untuk mempersiapkan pernikahan yang sakral dan berkelanjutan, sekaligus memahami potensi karakter serta tantangan yang mungkin dihadapi pasangan di masa depan.
 
Namun, perlu dipahami bahwa hasil perhitungan weton bukanlah vonis mutlak atau takdir yang tidak bisa diubah. Angka dan kategori yang muncul hanyalah gambaran kemungkinan, bukan kepastian nasib. Keharmonisan rumah tangga sesungguhnya dibangun di atas komitmen, komunikasi yang terbuka, kemauan saling mengerti, dan usaha bersama—bukan semata-mata bergantung pada angka neptu.

Bagi pasangan yang mendapatkan hasil dianggap kurang baik, tradisi pun sudah menyediakan jalan penyelesaian seperti ruwatan atau pemilihan hari pernikahan yang tepat. Ini menunjukkan bahwa budaya Jawa tidak pasrah sepenuhnya pada ramalan, melainkan mengajak manusia berusaha mengimbangi hal yang dianggap kurang dengan tindakan baik. Oleh karena itu, weton sebaiknya dijadikan salah satu pertimbangan dan cermin introspeksi diri, bukan satu-satunya alasan untuk melanjutkan atau mengakhiri hubungan.

Tabel Perhitungan & Makna Weton Jodoh
1. Nilai Neptu Hari dan Pasaran
Hari Nilai Neptu Pasaran Jawa Nilai Neptu 
Minggu 5 Legi 5 
Senin 4 Pahing 9 
Selasa 3 Pon 7 
Rabu 7 Wage 4 
Kamis 8 Kliwon 8 
Jumat 6   
Sabtu 9   

Cara menghitung:

1. Jumlahkan neptu hari + pasaran masing-masing calon mempelai
2. Jumlahkan kedua hasil tersebut untuk mendapatkan total akhir
3. Cocokkan total akhir dengan kategori di bawah ini
 
Kategori Rentang Angka Total Gambaran Kehidupan Rumah Tangga 
(1) Pegat jumlah (1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36) Berpotensi menghadapi masalah berat seperti ekonomi, perebutan kekuasaan, atau perselingkuhan yang bisa berujung perceraian. 
(2) Ratu , jumlah neptu(2, 11, 20, 29) Sangat harmonis, dihargai dan disegani lingkungan sekitar, layaknya ratu dan raja dalam rumah tangga. Termasuk hasil yang sangat baik. 
(3) Jodoh (3, 12, 21, 30) Benar-benar ditakdirkan bersatu, saling menerima kelebihan dan kekurangan, rukun dan langgeng sampai tua. 
(4)Topo (4, 13, 22, 31) Sering menghadapi kesulitan di awal pernikahan, namun akan semakin bahagia, sukses, dan sejahtera seiring berjalannya waktu dan hadirnya keturunan. 
(5)Tinari (5, 14, 23, 32 ) Penuh kebahagiaan, rezeki mengalir lancar, jarang kekurangan, dan sering mendapat kemudahan serta keberuntungan dalam berbagai hal. 
(6) Padu ( 6, 15, 24, 33) Sering terjadi pertengkaran, bahkan karena hal sepele dan ego masing-masing, namun umumnya tidak sampai berujung perceraian jika dikelola dengan baik. 
(7) Sujanan (7, 16, 25, 34) Berisiko tinggi menghadapi masalah perselingkuhan dari salah satu pihak, yang bisa memicu keretakan hubungan. 
(8 )Pesthi (8, 17, 26, 35) Hidup rukun, damai, dan tenteram sampai akhir hayat. Segala masalah yang muncul dapat diselesaikan dengan baik tanpa merusak keharmonisan. (Red)
 
 
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar